Pendekatan Berbagi Praksis Kristen

Pendekatan Berbagi Praksis Kristen (Shared Christian Praxis)

(Berdasarkan buku Thomas H. Groome, Christian Religious Education, 2010)

Oleh Vikaris Gloria Nathalia Kansil

                Thomas Groome memperkenalkan pendekatan Shared Christian Praxis (SCP) atau Berbagi Praksis Kristen. Pendekatan Berbagi Praksis Kristen ini bukan sekedar suatu metode atau tehnik mengajar, melainkan di dalamnya terkandung suatu keyakinan bahwa pengalaman konkret manusia masa kini sangat berharga dan dapat didialogkan dengan Kitab Suci. Maksudnya ialah bahwa melalui dialog ini, kita dapat memahami pengalaman konkret melalui sudut pandang Alkitab, dan pada saat yang bersamaan kita pun semakin memahami makna Alkitab dalam terang pengalaman masa kini.

Kata “berbagi” (shared) menekankan kemitraan yang saling melengkapi, partisipasi aktif, dan dialog dalam diri seseorang, dialog dengan orang lain, dengan Tuhan dan dengan cerita/visi iman Kristen. Dari pengertian ini, dapat dikatakan bahwa yang aktif bukan hanya guru melainkan seluruh peserta didik. Kata “praksis” (praxis) menunjuk pada aktivitas manusia yang mengandung unsur kesatuan dialektis antara teori dan praktek, refleksi kritis, dan keterkaitan secara historis antara pengalaman masa kini dengan iman Kristen. Kata “Kristen” (Christian) menekankan aktivitas “menimba” dari cerita/ visi iman Kristen untuk memberi makna pada pengalaman hidup masa kini.[1] Melalui metodologi edukatif ini, baik guru maupun naradidik mengalami pertumbuhan iman secara pribadi dan bersama-sama. Iman memiliki tiga dimensi, yakni believing (berefleksi), trusting (berelasi dengan Allah, sesama dan alam), doing (melakukan kehendak Allah di dunia).

Pendekatan Berbagi Praksis Kristen ini dimulai dengan aktivitas terfokus, yakni memfokuskan diri pada suatu tema generatif yang mengena dan dialami semua peserta didik. Lalu kemudian mereka memasuki 5 gerakan (movement). Istilah “gerakan” mengindikasikan fase-fase yang dinamis dan fleksibel, bukan sebagai urutan yang kaku. Gerakan 1, mengungkapkan tindakan masa kini dari para partisipan sebagai respon terhadap fokus yang sedang mereka bicarakan. Selain pengalaman langsung dalam hidup sehari-hari, dapat juga dibagikan kisah-kisah dari media (bukan gosip). Menurut Groome, gerakan pertama ini adalah gerakan dimana perubahan dari pengetahuan teoritis ke pengetahuan praksis dimulai. Gerakan 2, awal yang tepat untuk refleksi kritis. Gerakan ini mengambil bentuk yang berbeda-beda bagi setiap level usia, tetapi bagi seluruh partisipan, gerakan kedua adalah refleksi atas “mengapa kita melakukan apa yang kita lakukan dan apa harapan-harapan kita melakukan hal yang demikian” yang berhubungan dengan topik perbincangan. Gerakan 2 adalah fase mengolah (berefleksi) secara kritis terhadap pengalaman hidup yang telah diceritakan pada gerakan 1. Gerakan 3, kesempatan bagi para peserta untuk berjumpa dengan Firman Tuhan yang berhubungan dengan topik saat itu. Proses pemilihan ayat/ perikop harus tetap merupakan proses eksegese, bukan proses eisegese (memasukkan ide ke dalam ayat). Gerakan 4, memaknai pengalaman secara baru sesuai Firman Tuhan. Para peserta mendialogkan bagian dari Alkitab tersebut dengan pengalaman konkret yang sudah direfleksikan. Hal ini guna memahami pengalaman itu dari segi iman Kristen, lalu mengambil makna bagi diri. Gerakan terkahir gerakan 5 yakni membarui diri demi terwujudnya pemerintahan Allah. Pada fase ini diambil keputusan untuk melakukan sesuatu sehubungan dengan pengalaman konkret tersebut dalam rangka melaksanakan Firman Tuhan. Keputusan ini tidak lain berupa rencana konkret yang berkelanjutan sehingga dapat membawa transformasi (perubahan), pertama-tama bagi diri sendiri dan kemudian bagi masyarakat.

 


[1] Cerita Kristen terutama bersumber pada Alkitab, tapi juga berbagai hal lain yang terkait dengan kehidupan gereja dan tradisi. Sedangkan visi Kristen adalah pemerintahan Allah, rencana Allah bagi semua orang agar hidup dalam perdamaian dan keadilan, kasih dan kebebasan, keutuhan dan kepenuhan hidup.

Arsip

Pengguna baru

  • Aliceunlax
  • velocioyv
  • janniekh16
  • FrankRease
  • Content Spinning

Login Form